Memuat Halaman...

Baca Berita

Teknologi 09 August 2026 Oleh: Herninda Awwaliya

Pelatihan Canva dan AI Tingkatkan Kreativitas Digital

Pelatihan Canva dan AI Tingkatkan Kreativitas Digital
Rajekwesi, Mayong, Jepara --- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) XXI UNISNU Jepara Tahun 2026 melaksanakan kegiatan Pelatihan Canva dan Artificial Intelligence (AI) dengan tema "Meningkatkan Kreativitas Digital Anak Sekolah Desa Rajekwesi" di Balai Desa Rajekwesi, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, pada Minggu, 9 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung pada pukul 16.00--17.30 WIB dan diikuti oleh 15 peserta anak sekolah, yang terdiri dari 10 peserta perempuan dan 5 peserta laki-laki. Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan KKN yang bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan pemahaman anak sekolah terhadap pemanfaatan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI) dan Canva. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, kemampuan memanfaatkan teknologi secara kreatif, produktif, dan bijak menjadi keterampilan yang penting bagi generasi muda. Pelatihan ini menghadirkan Nuh Emilul Fata sebagai penanggung jawab sekaligus pemateri kegiatan dan Faiz Abdullah sebagai penanggung jawab kegiatan. Keduanya berperan dalam mempersiapkan serta melaksanakan kegiatan pelatihan, mulai dari penyampaian materi hingga pendampingan peserta selama praktik. Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi mengenai pengertian Artificial Intelligence (AI), manfaat AI dalam kehidupan sehari-hari, serta pentingnya memahami dan menggunakan teknologi secara tepat di era digital. Peserta juga diperkenalkan dengan Canva sebagai platform desain grafis yang dapat digunakan untuk membuat berbagai karya visual, seperti poster, presentasi, konten media sosial, sertifikat, dan infografis. Selain pengenalan Canva, peserta juga mendapatkan materi mengenai penggunaan ChatGPT sebagai salah satu alat bantu berbasis AI. ChatGPT diperkenalkan sebagai teknologi yang dapat membantu menghasilkan ide, menyusun tulisan, merangkum informasi, serta memberikan inspirasi dalam proses pembuatan berbagai konten. Peserta kemudian diarahkan untuk menggabungkan penggunaan ChatGPT dengan Canva dalam menghasilkan sebuah desain. Materi berikutnya membahas cara membuat prompt yang efektif. Peserta diberikan pemahaman bahwa instruksi yang jelas, spesifik, dan sesuai konteks dapat membantu menghasilkan jawaban atau konten yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Peserta diarahkan untuk memperhatikan tujuan, konteks, instruksi, format, dan target audiens ketika membuat prompt. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik secara langsung. Peserta mencoba membuat prompt melalui ChatGPT untuk memperoleh ide dan konten, kemudian mengembangkan hasil tersebut menggunakan Canva. Peserta diarahkan untuk memilih template, memasukkan teks, menambahkan elemen visual, mengatur tata letak, serta menyelesaikan desain sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Dalam sesi praktik, peserta diberikan beberapa pilihan tugas, yaitu membuat poster tentang menjaga kebersihan lingkungan, presentasi tentang pentingnya membaca, konten media sosial tentang hemat energi, atau sertifikat penghargaan. Melalui latihan tersebut, peserta dapat langsung menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama penyampaian materi. Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga aktif mencoba menggunakan ChatGPT dan Canva. Nuh Emilul Fata selaku penanggung jawab sekaligus pemateri memberikan penjelasan dan pendampingan kepada peserta selama proses pelatihan, sedangkan Faiz Abdullah turut bertanggung jawab dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan. Hasil karya peserta kemudian dinilai berdasarkan beberapa aspek, antara lain kesesuaian tema, kreativitas desain, kerapian dan tata letak, pemanfaatan elemen visual, serta kerapian hasil akhir. Praktik tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami bahwa teknologi AI dan aplikasi desain dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar sekaligus mengembangkan kreativitas. Pelatihan Canva dan Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu upaya untuk memberikan pengalaman langsung kepada anak sekolah Desa Rajekwesi dalam mengenal dan memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menggunakan AI dan Canva secara kreatif, produktif, dan bertanggung jawab. Dengan adanya pelatihan tersebut, mahasiswa KKN XXI UNISNU Jepara berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kegiatan belajar maupun pembuatan berbagai karya digital di kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan literasi dan kreativitas digital anak sekolah di Desa Rajekwesi.